10 Dampak Buruk dari Pacaran: Gak Percaya? Ini faktanya

Hubungan atau interaksi yang fenomenal di kalangan remaja adalah pacaran. Pacaran biasanya timbul karena adanya rasa saling suka terhadap lawan jenis. namun ternyata. Berbagai jenis gaya pacaran, terutama anak muda sangat beragam. Ada yang bentuknya sehat seperti saling memotivasi, namun tidak jarang juga banyak remaja yang gaya pacarannya melebihi norma yang berlaku.


Bahkan, kini pacaran banyak dianggap sesuatu yang tidak selalu baik. Salah satu alasannya adalah pacaran terlalu memiliki banyak memiliki pengaruh buruk.

10 Fakta Dampak Buruk Pacaran

Berikut ini merupakan penjelasan fakta-fakta mengenai dampak buruk dari pacaran.
Cenderung menimbulkan kekerasan fisik maupun verbal

Pacaran biasanya menimbulkan kekerasan baik secara fisik maupun verbal. Hal ini banyak dialami oleh kaum-kaum remaja yang belum matang secara emosional. Kekerasan verbal bahkan bisa berujung pada kekerasan fisik dan penganiayaan. Contoh kasusnya un sudah banyak terjadi.


Kekerasan seksual

Pacaran biasanya dilakukan oleh remaja atau anak muda yang belum matang secara emosi dan mental, bahkan dalam mengontrol atau menahan diri. Selain kekerasan fisik, kekerasan seksual juga mungkin terjadi akibat pacaran.

Belakangan bahkan banyak tajuk berita yang memberitakan kisah pacaran yang berakhir tragis akibat kekerasan fisik, verbal dan kekerasan seksual. Jika terjadi kekerasan, maka mental perempuan biasanya cenderung berubah dan terasa menyakiti. 

Menurunkan konsentrasi

Beberapa remaja yang mencoba pacaran biasanya akan kehilangan konsentrasi belajar. Hal ini dipengaruhi oleh pikirannya yang hanya focus kepada satu orang saja. Karena konsentrasi hilang, maka prestasi akan menurun. 

Kebebasan yang terbatas

Tidak jarang dalam kasus pacaran di Indonesia, lelaki akan membatasi pacarnya dalam melakukan sesuatu, termasuk hanya sekedar nongkrong bersama teman. 


Stress dan depresi

Terkadang orang ingin memiliki pacar karena ingin berbagai mengenai masalah dan kebahagiaan hidup. Namun bagi remaja, biasanya faktor kedewasaan yang belum matang justru akan memicu masalah. Masalah-masalah dalam pacaran yang muncul bisa mengakibatkan stress bahkan depresi. Ini tentu saja sangat bertolak belakang dari tujuan pacaran pada mulanya. 

Hidup boros

Salah satu dampak negative pacaran yang nyata adalah hidup menjadi lebih boros. Sebagai contoh adalah akhir pekan tiba. Jika biasanya akhir pecan mengeluarkan uang untuk makan sendiri, maka dengan pacaran akan mengeluarkan uang dua kali lipat. Belum lagi jika sang pacar merupakan seorang yang materialistis, maka pengeluaran akan lebih besar. 

Melatih berbohong

Dampak negatif pacaran selanjutnya adalah seorang anak menjadi sering berbohong. Bagaimanapun juga, berbohong dalam pacaran adalah sesuatu yang sering terjadi sehingga jika tidak ada kontrol diri, maka dikhawatirkan akan menjadi pribadi pembohong. 

Pergaulan yang menyempit

dampak negative yang satu ini cukup sering terjadi, terutama jika sang pacar merupakan seorang yang posesif. Ia akan melarang pacar untuk bergaul dan bersosialisasi. 

Kehamilan tak terduga

Dampak negatif yang satu ini cukup dikhawatirkan oleh masyarakat. Hal ini karena tidak sesuai norma agama maupun nilai moral. Faktanya, kekerasan seksual yang sering terjadi berujung pada kehamilan di usia muda. 

Tertular penyakit

Resiko tertular penyakit sangat mungkin terjadi, terlebih jika makan dengan menggunakan alat makan yang sama.

Demikian informasi mengenai dampak negative pacaran secara nyata. Jadi, apakah kamu siap menanggung resiko berpacaran sedemikian banyaknya?